Sampai pada hari terkhir di malaysia, pagi setelah sarapan kita bergegas check out, mencari bus yang tiketnya dibeli online oleh teman saya, rute KL-Little Indian (singapore)
sejujurnya saya sedikit curiga, dengan rutenya. karena mustahil bus malaysia bisa masuk singapore, mari kita simak ceritanya..
Ceritanya kita sudah tiba di johor bharu, sampai perbatasan seluruh penumpang bus dibikin panik oleh ulah sopir bus, yang kebingungan mencari bus pengganti setelah kita keluar dari imigrasi malaysia. Loh, kok? kan kita bayar sampai little indian.
Jeng jeng... ZONK !! Kena tipu guys, firasat saya benar. hahay..
Kita di naikkan di suttle bus gratis menuju imigrasi singapore, akibatnya kita pun panik dan bergegas masuk dan lupa mengambil/mengisi surat kedatangan.. Seorang bule Turki yg satu bus dengan kita, dia bingung harus apa akhirnya saya suruh mengisi surat kedatangan dan dia ikut antri di belakang saya..
eleh eleh.. pas ngantri kita disatroni oleh petugas imigrasi, katanya si mau di bantu check in dan meminta pasport kami.. ternyata kita di tahan di imigrasi selama hampir 3 jam. satu persatu di introgasi, ditanya sisa uang, dan terakhir masuk mesin kejujuran. Saya pun bingung, salah apa ya.. setelah keluar kami di tanya, apakah kenal dg bule Turki tersebut. OMG hellow,, alih alih bantu orang ternyata karna dia kita di tahan, karena waktu itu di turki sedang ada konflik atau apalah, makannya orang turki sementara di larang masuk ke singapore. Dan kemudian kita ga di bantu apa2, kita yg takut ketinggalan pesawat lagi lari tunggang langgang mencari taxi, ga jadi pakai MRT karena lagi lagi waktu mepet. Ternyata di singapore cari taxi harus pada jalur antrian, sementara dr td kita antri di luar jalur pantes ga ada taxi yg mau berenti. tertib bgt bro!
Gass menuju bandara, sampai changi saya di tunggu oleh bibik saya yang jadi tkw di singapore sudah sekitar 13 th, kita melepas rindu sebentar. kemudian saya check in, dan menunggu keberangkatan ke bali..
itulah kisah perjalanan traveling tergreget dalam hidup saya..
so, harusnya budget yg saya keluarkan 4.5jt all in, karena nombok tiket pesawat 2.5jt dan reschedule ticket 600rbuan jadi total pengeluaran saya 7.6jt rupiah, sampe gagal shopping banyak.
oh ya di bukit bintang saya kehabisan uang, dan saya nekat ke atm untuk ambil uang langsung dengan atm BRI ga mikir kurs lg, yg penting makan dam bisa pulang ke indo.
Sekian kilasan pengalaman berharga yg saya bagikan, semoga kalian bisa mengambil nilai dari hal tersebut.
tips sebelum traveling:
1. jaga kesehatan
2. aturnestimasi waktu
3. ikuti aturan di tempat sekitar
4. pastikan akomodasi legal agar tidak kena tipu yes!
5. pastikan selalu punya uang cadangan diluar budget traveling km ya..
kalau waktu mempet jangan ambil keputusan traveling ya, karena kita tidak tau apa yg akan terjadi. apalagi delay atau ketinggalan pesawat wkwk..
Satu lagi, di negara maju biasanya menggunakan uang unjuk, yaitu kaya uang jaminan hidupmu disana. kalo singapore 100 $, sekitar 1 juta. kalo jepang sekitar 20jt.
Jadi pastikan tabungan/simpanan/uang cadanganmu ada segitu untuk jaga2 jikalau ada pemeriksaan dari imigrasi. agar tidak dipulangkan..
Thanks, nantikan diah jalan jalan selanjutnya..